PADI VARIETAS GILIRANG

Di Indonesia, ada beberapa padi “AROMATIK” yang telah dikeluarkan oleh pemerintah. Padi-padi tsb antara lain : Padi Sintanur (2001), Padi Gilirang (2002), Padi Pandan Putri (2010), Padi Inpari 23 (2012), dll.

Pada kesempatan ini, saya akan memberikan informasi tentang padi gilirang. Padi Gilirang ini adalah salah satu tetua dari Padi Inpari 23. Sebab belum lama ini, saya berkesempatan melihat padi Inpari 23 di Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang.

Berikut ini adalah Deskripsi Padi Varietas Gilirang yang saya ambil dari Puslittan Bogor

Nama Varietas : Gilirang
Tahun : 2002
Tetua : B6672/Membramo
Rataan Hasil : 6 – 7.3 t/ha GKG
Karakter Khusus : Wangi sejak di pertanaman
Pemulia : Soewito Tj, Buang Abdullah, Bambang Kustianto
Penyakit : Tahan terhadap hawar daun bakteri (Xanthomonas oryzae) strain III, agak tahan strain IV, tetapi rentan strain VIII
Hama : Tahan terhadap hama wereng coklat (Nilaparvata lugens) biotipe 1, 2, dan 3
Anjuran tanam : Baik ditanam di lahan sawah dataran rendah sampai ketinggian 500 m dpl
Umur tanaman : 120 hari
Tinggi tanaman : 110 cm
Anakan produktf : 10 – 15 batang
Warna batang : Hijau
Warna kaki : Hijau
Warna daun : Hijau tua
Permukaan daun : Kasar
Posisi daun : Tegak
Posisi daun bendera : Tegak sampai miring
Warna telinga daun : Tidak berwarna
Warna lidah daun : Tidak berwarna
Bentuk gabah : Sedang
Warna gabah : Kuning bersih
Kerontokan : Sedang
Kerebahan : Tahan
Bobot 1000 btr : 28 gram
Kadar amilosa : 18.9%

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: