HABIS PANEN TENGGELAMKAN BATANG PADI

TENGGELAMKAN BATANG PADI
Admin: Oksigen Pertanian ( THL TBPP DEPTAN )

Sehabis panen, sawah milik pak Haji Sarta dibiarkan begitu saja. Selang dua pekan kemudian, tumbuh tunas-tunas baru dari batang tanaman padi yang bekas dipanen. Setelah itu, tunas-tunas tersebut tumbuh dengan subur. Ini dengan ditandainya daun yang hijau. Disamping tunas- tunas yang tumbuh tersebut, muncul juga bibit-bibit padi dari sisa-sisa gabah yang rontok. Keadaan sawah yang demikian dibiarkan saja oleh haji Sarta.

Pertanyaannya, apakah tindakan yang dilakukan Haji Sarta itu merugikan atau biasa saja?

Marilah kita lihat dari sisi ekonomi dan sisi lainya.

Pertama, Bila dari batang sisa bekas panen mengeluarkan tunas-tunas baru dengan cepat. Itu tandanya, di dalam sawah Haji Sarta unsur Nitrogen ( kandungan urea ) cukup tinggi. Karena cukup tinggi makanya tunas-tunas tersebut tumbuh subur. Kebalikannya, bila tunas-tunas tersebut sedikit dalam 2-3 pekan maka kandungan Nitrogen sedikit.

Dengan membiarkan tunas-tunas baru itu tumbuh subur, maka sama saja Haji Sarta membuang unsur N didalam sawahnya. Bagaimana caranya supaya tidak membuang unsur urea itu?

Pak Haji Sarta bisa menenggelamkan sisa bekas panen secepatnya, apalagi bila kondisi sawahnya ada air. Banyak cara yang bisa dipergunakan Haji Sarta untuk menenggelamkan bekas panen padi itu.
Pak Haji Sarta bisa menyuruh orang lain melakukan tindakan itu dengan cara borongan. Atau ada cara yang mudah, anak-anak bisa diberdayakan untuk melakukan hal tersebut. Dengan uang puluhan ribu, anak-anak yang berjumlah 10-20 orang akan senang melakukan pekerjaan tersebut.
Ini jelas menghemat pupuk. Dan juga dapat menambah unsur hara sawah terutaman kandungan P2O5 dan K2O yang sangat dibutuhkan tanaman.

Kedua, Berkaitan dengan hama padi, terutaman penggerak batang padi ( PBP ). Lho apa hubungannya, antara batang padi habis panen yang tak ditenggelamkan dengan hama PBP???
Hama PBP adalah bahaya laten pada tanaman padi. Hama ini merupakan HAMA UTAMA pada tanaman padi. Hama ini dapat menyebabkan tanaman terserang SUNDEP dan BELUK. Dengan membiarkan tunas-tunas baru sama saja memberikan kesempatan PBP untuk berkembang biak. Sehingga siklus hidupnya tak terputus. Dengan tindakan menenggelamkan sisa batang padi habis panen sama saja memutus siklus hidupnya. Sehingga hama PBP ini dapat berkurang pada musim kita nenanam nantinya. Ini biasanya terjadi bila sawah banyak air atau pas musin penghujan.

Bagaimana bila keadaan sawah lagi kurang air?

Salah satu keistimewaan hama PBP ini adalah kemampuan untuk melakukan Diapause. Diapause ini adalah kemampuan untuk hidup terus menjadi pupa sampai 100 hari bila konsidi sawah kering. Dan biasanya pupa yang melakukan diapause ini terletak pada pangkal batang di atas permukaan tanah sedikit. Hanya hama PBP satu-satunya hama yang mengalami diapause di Indonesia.
Jadi tindakan menenggelamkan sisa panen batang padi secepatnya akan menguntungkan petani. Karena memotong siklus hama PBP, sehingga dapat mengurangi penggunaan insektisida.

Masih banyak keuntungan bila para petani segera menenggelamkan sisa batang padi habis panen.

Satu Tanggapan

  1. Terima kasih buat pak admin, informasi ini sangat bermanfaat untuk saya. mohon berkenan jika suatu saat saya ingin berkonsultasi. terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: