PADI INPARI 4

PADI UNGGUL INPARI 4
Admin: Oksigen Pertanian ( THL TBPP DEPTAN )

Tahun 2008 adalah tahun dimulainya jenis padi varietas Inpari dilepas. Penamaan jenis padi mulai tahun ini disesuaikan dengan habitat hidupnya. Bila hidup di habitat persawahan dinamakan Inbrid Padi Irigasi ( Inpari ). Berikut ini ciri-cirinya

Asal persilangan : S4384F-14-1/Way Apo Buru/S4384F-14-1

Kelompok
:
Nomor Seleksi
: BP2280-1E-12-2
Golongan
: Cere
Umur tanaman
: 115 hari
Bentuk tanaman
: Sedang
Tinggi tanaman
: 95 – 105 cm
Anakan produktif
: 16 anakan
Warna kaki
: Hijau
Warna batang
: Hijau
Warna telinga daun
: Putih
Warna lidah daun
: Hijau
Warna daun
: Hijau
Permukaan daun
: Kasar
Posisi daun
: Tegak
Daun bendera
: Tegak
Bentuk gabah
: Panjang dan Ramping
Warna gabah
: Kuning bersih
Kerontokan
: Sedang
Kerebahan
: Sedang
Tekstur nasi
: Pulen
Kadar amilosa
: 21,07 %
Bobot 1000 butir
: 25 gram
Rata-rata produksi
: 6,04 t/ha
Potensi hasil
: 8,80 t/ha GKG
Ketahanan terhadap Hama
: Agak rentan terhadap hama Wereng Batang Coklat Biotipe 1,2 dan 3
Ketahanan terhadap penyakit
: Tahan terhadap penyakit Hawar Daun Bakteri strain III dan IV serta agak rentan strain VIII, Agak tahan penyakit virus tungro inokulum varian 013, rentan terhadap inokulum varian 073 dan 031
Anjuran
: Cocok ditanam pada lahan irigasi dengan ketinggian sampai 600 m dpl.
Pemulia
: Aan A. Daradjat, dan Bambang Suprihatno
Peneliti
: I.N. Widiarta, Baehaki SE, Triny SK, S.D. IndrasariPrihadi Wibowo, Omi Syahromi, Nafisah, Cucu Gunarsih, Estria Furry P
Teknisi
: Toyib S. Ma`ruf, Maman Suherman, Meru, Uan Sudjanang, M.Sailan, Zaenal Arifin, Karmita, Sukanda, Suwarsa, Dede Munawar
Di lepas tahun : 2008

Sumber : BB padi

PADI INPARI 3

PADI UNGGUL INPARI 3
Admin: Oksigen Pertanian ( THL TBPP DEPTAN )

Tahun 2008 adalah tahun dimulainya jenis padi varietas Inpari dilepas. Penamaan jenis padi mulai tahun ini disesuaikan dengan habitat hidupnya. Bila hidup di habitat persawahan dinamakan Inbrid Padi Irigasi ( Inpari ). Berikut ini ciri-cirinya

Asal persilangan : Digul/BPT164C-68-7-2

Kelompok
:
Nomor Seleksi
: BP3448E-4-2
Golongan
: Cere
Umur tanaman
: 110 hari
Bentuk tanaman
: Sedang
Tinggi tanaman
: 95 – 100 cm
Anakan produktif
: 17 anakan
Warna kaki
: Hijau
Warna batang
: Hijau
Warna telinga daun
: Putih
Warna lidah daun
: Hijau
Warna daun
: Hijau
Permukaan daun
: Kasar
Posisi daun
: Tegak
Daun bendera
: Tegak
Bentuk gabah
: Panjang Ramping
Warna gabah
: Kuning bersih
Kerontokan
: Sedang
Kerebahan
: Sedang
Tekstur nasi
: Pulen
Kadar amilosa
: 20,57 %
Bobot 1000 butir
: 24 gram
Rata-rata produksi
: 6,05 t/ha
Potensi hasil
: 7,52 t/ha GKG
Ketahanan terhadap Hama
: Tahan terhadap hama Wereng Batang Coklat Biotipe 1,2dan agak rentan terhadap Biotipe 3
Ketahanan terhadap penyakit
: Agak tahan terhadap penyakit Hawar Daun Bakteri strain III, agak rentan terhadap Hawar Daun Bakteri strain IV dan VIII, agak tahan penyakit virus tungro inokulum varian 073,013 dan 031
Anjuran
: Cocok ditanam pada lahan irigasi dengan ketinggian sampai 600 m dpl.
Pemulia
: Aan A. Daradjat, dan Bambang Suprihatno
Peneliti
: I.N. Widiarta, Baehaki SE, Triny SK, S.D. Indrasari,Prihadi Wibowo, Omi Syahromi, Nafisah,Cucu Gunarsih,Estria Furry P.
Teknisi
: Toyib S. Ma`ruf, Maman Suherman, Meru, Uan Sudjanang, M.Sailan,Zaenal Arifin,Karmita, Sukanda,Suwarsa,Dede Munawar
Di lepas tahun
: 2008

Sumber : BB padi

PADI INPARI 2

PADI UNGGUL INPARI 2
Admin: Oksigen Pertanian ( THL TBPP DEPTAN )

Tahun 2008 adalah tahun dimulainya jenis padi varietas Inpari dilepas. Penamaan jenis padi mulai tahun ini disesuaikan dengan habitat hidupnya. Bila hidup di habitat persawahan dinamakan Inbrid Padi Irigasi ( Inpari ). Berikut ini ciri-cirinya

Asal persilangan : Tajum/Maros/Maros

Kelompok
:
Nomor Seleksi
: BP1356-1G-KN-4
Golongan
: Cere
Umur tanaman
: 115 hari
Bentuk tanaman
: Tegak
Tinggi tanaman
: 85 – 95 cm
Anakan produktif
: 15 anakan
Warna kaki
: Hijau
Warna batang
: Hijau
Warna telinga daun
: Putih
Warna lidah daun
: Hijau
Warna daun
: Hijau tua
Permukaan daun
: Kasar
Posisi daun
: Tegak
Daun bendera
: Tegak
Bentuk gabah
: Panjang dan gemuk
Warna gabah
: Kuning jerami dengan garis-garis coklat
Kerontokan
: Sedang
Kerebahan
: Sedang
Tekstur nasi
: Pulen
Kadar amilosa
: 18,55 %
Bobot 1000 butir
: 27 – 28 gram
Rata-rata produksi
: 5,83 t/ha
Potensi hasil
: 7,30 t/ha GKG
Ketahanan terhadap Hama
: Agak tahan terhadap hama Wereng Batang Coklat Biotipe 1,2, dan 3
Ketahanan terhadap penyakit
: Agak tahan terhadap penyakit Hawar Daun Bakteri strain III, agak rentan terhadap Hawar Daun Bakteri strain IV dan VIII, agak tahan penyakit virus tungro inokulum varian 013 dan 031 dan rentan terhadap penyakit virus tungro inokulum varian 073
Anjuran
: Cocok ditanam di ekosistem sawah dataran rendah sampai ketinggian 600 m dpl.
Pemulia
: Aan A. Daradjat, dan Bambang Suprihatno
Peneliti
: I.N. Widiarta, Baehaki SE, Triny SK, S.D. Indrasari,Prihadi Wibowo, Omi Syahromi, Nafisah, Cucu Gunarsih, Estria Furry P.
Teknisi
: Toyib S. Ma`ruf, Maman Suherman, Meru, Uan Sudjanang, M.Sailan, Zaenal Arifin, Karmita, Sukanda, Suwarsa, dede Munawar
Di lepas tahun
: 2008

Sumber : BB padi

 

PADI BUNDA SRI MADRIM

PADI SAWAH BUNDA SRI MADRIM
Admin: Oksigen Pertanian ( THL TBPP DEPTAN )

Bila melihat padi bunda yangbermalai 400 butir maka potensi padi ini cukup menjanjikan untuk ketahanan pangan ke depannya. Berikut ini ciri-ciri padi bunda :

Komoditi : Padi
Nama varietas : BUNDA SRIMADRIM
Penemu : Dr.Ir.Hariyadi, MP
Potensi dan rata-rata : 20 ton/ha dan 15,5 ton/ha
Karakteristik Khusus
Umur tanaman : 100-105 hari
Tinggi tanaman : 130-145 cm
Bentuk tanaman : tegak
Anakan produktif : 10-15 batang
Warna batang : hijau
Warna daun telinga : tidak berwarna
Warna lidah daun : tidak berwarna
Warna daun : hijau tua
Muka daun : kasar bagian bawah
Posisi daun : tegak
Daun bendera : tegak
Bentuk gabah : panjang agak oval
Warna gabah : kuning bersih
Kerontokan : tahan
Kerebahan : tahan
Bobot 1000 butir : 28,2 gram
Potensi hasil : 20 ton/ha
Jumlah gabah per-malai : 400 butir

Sumber : Padi Bunda

VARIETAS PADI SITU PATENGGANG

VARIETAS PADI SITU PATENGGANG
Admin: Oksigen Pertanian ( THL TBPP DEPTAN )

Padi situ patenggang bisa ditanam di lahan kering. Potensi hasilnya3.6 – 5.6 t/ha gabah kering panen. Untuk nama varietas yang namanya pakai situ ,,,, biasa dapat ditanam di lahan kering.

Nama Varietas:Situ Patenggang

Tahun: 2002

Tetua:Kartuna/TB47H-MR-10

Rataan Hasil:3.6 – 5.6 t/ha gabah kering panen

Karakter Khusus:Aromatik lebih wangi dari Pandanwangi, respon terhadap pemupukan

Pemulia:Ismail BP, Yamin S, Z. A. Simanullang, Aan A. Daradjat

Golongan:Cere

Umur tanaman:110 – 120 HST

Bentuk tanaman:Tegak

Tinggi tanaman:100 – 110 cm

Anakan produktif:10 – 11 malai per rumpun

Warna kaki:Ungu tua

Warna batang:Hijau tua

Warna telinga daun:Kuning kotor

Warna lidah daun:Ungu

Warna daun:Hijau, tepi daun tua berkilau ungu

Muka daun:Bagian atas kasar, bawah permukaan halus

Posisi daun:Tegak

Daun bendera:Menyudut 35 – 50 derajat terhadap batang

Bentuk gabah:Agak gemuk

Warna gabah:Kuning kotor

Kerontokan:Sedang

Kerebahan:Tahan rebah

Tekstur nasi:Sedang

Kadar amilosa:23.93%

Bobot 1000 butir:26.5 – 27.5 gram (k.a. 14%)

Ketahanan terhadap penyakit:Tahan Blast diferensialDaerah kesesuaian tanam:Lahan kering musim hujan, tumpang sari, sawah pada kemarau, lahan tipe tanah Aluvial dan Podsolik ketinggian tidak lebih dari 300 m dplInstansi Pengusul:Balitpa

Sumber : Oksigen Pertanian

VARIETAS PADI SITU BAGENDIT

VARIETAS PADI SITU BAGENDIT
Admin: Oksigen Pertanian ( THL TBPP DEPTAN )

Padi Situ Bagendit bisa ditanam di lahan kering. Potensi hasilnya 3-5 t/ha GKB (lahan kering) dan 5-6 t/ha GKB (lahan sawah). Artinya varietas ini bisa disebut padi gogo.

Nama Varietas: Situ Bagendit

Tahun: 2002

Tetua: Persilangan Batur/S2823-7d-8-1-A//S823-7d-8-1-A

Rataan Hasil: 3-5 t/ha GKB (lh kering), 5-6 t/ha GKB (lh sawah)

Pemulia: Z. A. Sumanullang, Aan A. Daradjat, Ismail BP, N. Yunani

Umur tanaman: 110 – 120 hari

Bentuk tanaman: Tegak

Tinggi tanaman: 99 – 105 cm

Anakan produktif: 12 – 13 malai per rumpun

Warna kaki: Hijau

Warna batang: Hijau

Warna telinga daun: berwarna

Warna lidah daun: Tidak berwarna

Warna daun:Hijau

Muka daun:Kasar

Posisi daun:Tegak

Daun bendera:Tegak

Bentuk gabah: Panjang ramping

Warna gabah: Kuning bersih

Kerontokan: Sedang

Kerebahan: Sedang

Tekstur nasi: Pulen

Kadar amilosa: 22%

Bobot 1000 butir: 27 – 28 gram

Ketahanan terhadap penyakit:Agak tahan terhadap BlastKetahanan terhadap penyakit:Agak tahan terhadap bakteri hawar daun strain III dan IVAnjuran tanam:Cocok ditanam di lahan kering dan mampu juga ditanam di lahan sawah.

Sumber : Oksogen Pertanian.

PADI MEKONGGA

PADI SAWAH MEKONGGA
Admin: Oksigen Pertanian ( THL TBPP DEPTAN )

Mekongga merupakan persilangan antara padi jenis Galur A2970 yang berasal dari Arkansas Amerika Serikat, dengan varietas yang sangat populer di Indonesia yaitu IR 64. Pernah ada empat varietas unggul yang diujicobakan  yaitu Cigeulis, Conde dan Cibogo termasuk di dalamnya Mekongga. Hasil produksi yang memperoleh angka paling tinggi yaitu varietas Mekongga sebesar 8,4 ton per hektar. ( MAJALAH PADI 2009).

Nama Varietas:Mekongga

Kategori:Cere

Tahun:2004

Tetua:A2790/2*IR64

Rataan Hasil:8,4 t/ha

Potensi Hasil:6,0 t/ha

Pemulia:Z. A. Simanullang, Idris Hadade, Aan A. Daradjat, dan Sahardi, B. Suprihatno, Y. Samaullah, Atito DS., Ismail B. P., Triny S. Kadir, dan A. Rifki

Nomor seleksi:S4663-5D-KN-5-3-3

Umur tanaman:116-125 hari

Bentuk tanaman:Tegak

Tinggi tanaman:91-106 cm

Anakan produktif:13-16 batang

Warna kaki:Hijau

Warna batang:Hijau

Warna telinga daun:Tidak berwarna

Warna lidah daun:Tidak berwarna

Warna daun:Hijau

Muka daun:Agak kasar

Posisi daun:Tegak

Daun bendera:Tegak

Bentuk gabah:Ramping panjang

Warna gabah:Kuning bersih

Kerontokan:Sedang

Tekstur nasi:Pulen

Kadar amilosa:23 %

Bobot 1000 butir:28 g

Ketahanan terhadap hama:Agak tahan terhadap wereng coklat biotipe 2 dan 3Ketahanan terhadap penyakit:Agak tahan terhadap hawar daun bakteri strain IV

Anjuran tanam:Baik ditanam di lahan sawah dataran rendah sampai ketinggian 500 m dpl

Instansi pengusul:Balitpa dan BPTP Sultra

Teknisi:M. Suherman , Abd. Rauf Sery, Uan D., S. Toyib S. M., Edi S. MK, M. Sailan, Sail Hanafi, Z. Arifin, Suryono, Didi dan Neneng S.

Sumber : http://www.puslittan.bogor.net

PADI SAWAH ROJOLELE

PADI SAWAH ROJOLELE
Admin: Oksigen Pertanian ( THL TBPP DEPTAN )

Mengapa beras  rojolele mahal? karena langka. Dan pastinya enak, pulen dan wangi. Kenapa beras ini langka, sebab umur padi varietas ini bisa mencapai 155 hss. Bukan cuma usianya lama, tanaman ini juga tinggi, bisa mencapai 146-155 cm.

Kalau dilihat dari fisik gabahnya, beras ini cukup besar sebab berat 1000 butir mencapai 32 gram. Karena besar maka bentuk gabah bulat dengan warna kuning. Dan biasanya bila tanaman dengan umur yang lama dan cukup tinggi, potensi hasil kurang banyak. Potensi hasilnya bisa mencapai 4,2 ton/ha gkk. Di samping itu agak peka terhadap wereng coklat.

Bentu tanaman tegak, posisi daun dan daun bendera terkulai. Dari segi kerontokan agak tahan. Dan kandungan amilosa sekitar 21 %.

Deskripsi Padi Varietas Rojolele

Nama Varietas : Rojolele
Tetua : Lokal Delanggu Klaten
Rataan Hasil : 4.2 ton/ha
Pemulia : Subagyo, Rob Muji Sihono, Sriyono, Tino Vihara, Walkarjono, Kris Sumarno, Indrawati S, Sri hartati
Golongan : Berbulu
Umur tanaman : 155 HSS
Bentuk tanaman : Tegak
Tinggi tanaman : 146-155 cm
Anakan produktif : 8-9
Warna kaki : Ungu
Warna batang : Ungu
Warna telinga daun : Tidak berwarna
Warna lidah daun : Tidak berwarna
Warna daun : Hijau
Muka daun : Kasar
Posisi daun : Terkulai
Daun bendera : Terkulai
Bentuk gabah : Gemuk
Warna gabah : Kuning
Kerontokan : Tahan rontok
Kerebahan : Sedang
Tekstur nasi : Wangi, pulen
Kadar amilose : 21 %
Bobot 1000 butir : 32 gram
Produksi : 4.2 ton/ha
Ketahanan terhadap hama : Peka terhadap wereng coklat

Referensi : Puslittan Bogor.

PADI SAWAH LOGAWA

PADI SAWAH LOGAWA
Admin: Oksigen Pertanian ( THL TBPP DEPTAN )

Pada tahun 2003 ini, Pemerintah melalui Kementrian Pertanian ( BB padi ) telah melepas beberapa varietas padi, salah satunya antara lain : Varietas Logawa. Pada kesempatan kali ini, saya memberikan info mengenai Varietas Padi ini ( sumber dari BB padi ) dengan ciri-ciri antara lain sbb :

Komoditi : Padi
Nama Varietas : Logawa
SK : 577/Kpts/SR.120/11/2003
Tetua Asal : Cisadane/Bogowonto//Cisadane///Cisadane
Daerah Asal :
Pemulia : B. Kustianto, B. Abdullah, Sularjo, Soewito T.
Potensi dan Rerata : 8.5 ton/ha GKG – 8 ton/ha GKG
Karakteristik Khusus
Nomor seleksi : B5960-Mr-18-8-1-1
Asal persilangan : Cisadane/Bogowonto//Cisadane///Cisadane
Golongan : Cere
Umur tanaman : 115 hari
Bentuk tanaman : Tegak
Tinggi tanaman : 81-94 cm
Anakan produktif : 10 batang
Warna kaki : Hijau
Warna batang : Hijau
Warna telinga daun : Tidak berwarna
Warna lidah daun : Tidak berwarna
Warna helai daun : Hijau
Permukaan daun : Kasar
Posisi daun : Miring
Daun bendera : Miring
Bentuk gabah : Ramping
Warna gabah : Kuning
Kerontokan : Mudah rontok
Kerebahan : Tahan
Tekstur nasi : Pera
Bobot 1000 butir : 27 gram
Gabah bernas per malai : 179 butir
Kadar amilosa : 26 %
Potensi hasil : 8.5 ton/ha GKG
Rata-rata hasil : 8 ton/ha GKG
Ketahanan terhadap hama : Tahan terhadap wereng coklat biotipe 2
Ketahanan terhadap penyakit : Tahan terhadap hawar daun bakteri strain III
Anjuran tanam : Baik untuk lahan sawah dataran rendah (< 500 m dpl) di Jawa Tengah
Pemulia : T. Soewito, B. Kustianto, B. Abdullah, Sularjo
Teknisi : Ade Santika, Supartopo, Panca Hadi Siwi, Gusminar
Pengusul/peneliti : Subagyo, Tino Vihara, Sriyono, Suyadi, Giyarto, Indrawati S., Sri Hartati, Dadang Suherman, Aan A. Daradjat

Sumber : BB padi

PADI SAWAH CILOSARI

PADI SAWAH CILOSARI
Admin: Oksigen Pertanian ( THL TBPP DEPTAN )

Selain pemerintah ( baca Kementan ), salah satu lembaga yang menghasilkan benih padi bermutu bagi masyarakat adalah BATAN. Pada tulisan sebelumnya, Benih Padi dari BATAN , saya sudah menjelaskan beberapa varietas padi yang dihasilkan oleh BATAN ini antara lain : Atomita 1,2,3,4, Cilosari, Situ Gintung, DanauAtas, Merauke, Winongo, Kahayan, Diah Suci, Mayang, Yuwono, Mira-1, Mira-2, Inpari Sidenuk (Si Dedikasi Nuklir) , Bestari,  Pandan Putri, dll. Dan taklama lagi akan dilepas varietas Mugibat (Mutasi Unggul Iradiasi Batan)

Dari beberapa varietas padi yang saya sebutkan di atas, saya sudah menanam 2 varietas saja yaitu inpari sidenok dan bestari. Tapi pada tulisan kali ini, saya akan memberikan informasi tentang padi Cilosari yang memiliki keunggulan walaupun telah dilepas oleh BATAN sejak tahun 1996. Ciri-cirinya antara lain sbb :

Varietas Padi – Padi Sawah
Asal persilangan : Persilangan mutan SM-268/PSJ/IR-36

Kelompok
: Padi Sawah
Nomor Seleksi
: 1647/PSJ
Golongan
: Cere, kadang-kadang berbulu
Umur tanaman
: 110 – 120 hari
Bentuk tanaman
: Tegak
Tinggi tanaman
: 110 – 125 cm
Anakan produktif
: 10 – 15 malai
Warna kaki
: Hijau
Warna batang
: Hijau
Warna telinga daun
: Hijau pucat
Warna lidah daun
:
Warna daun
: Hijau
Permukaan daun
:
Posisi daun
: Tegak
Daun bendera
: Tegak”
Bentuk gabah
: Bulat besar
Warna gabah
: Kuning bersih
Kerontokan
: Sedang
Kerebahan
: Cukup tahan
Tekstur nasi
: Pulen
Kadar amilosa
: 20 %
Bobot 1000 butir
: 26 gram
Rata-rata produksi
: 5 – 6,5 ton/ha
Potensi hasil
: Tahan terhadap wereng coklat biotipe 1 & 2
Ketahanan terhadap Hama
: Tahan terhadap penyakit hawar daun strain III
Ketahanan terhadap penyakit
:
Anjuran
: Sawah dataran rendah sampai ketinggian 500 m dpl
Pemulia
:
Peneliti
:
Teknisi
: Mugiono, Sutisna, Hambali, Yulidar, H.S. Maknun, M
Di lepas tahun
: 1996

Referensi : BB Padi

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.